Bintang yang Terjatuh di Taman
August 16, 2024
Di sebuah desa kecil yang dikelilingi pegunungan, terdapat sebuah taman indah yang selalu dipenuhi bunga-bunga berwarna-warni. Taman itu menjadi tempat pelarian bagi penduduk desa, terutama bagi seorang gadis kecil bernama Lila. Setiap sore, Lila akan bermain di taman, mengumpulkan bunga dan mendengarkan suara burung yang bernyanyi.
Suatu malam, ketika bulan bersinar cerah dan bintang-bintang berkelap-kelip di langit, Lila duduk di bangku taman sambil memandangi langit. Tiba-tiba, dia melihat sesuatu yang mengejutkan. Sebuah bintang jatuh meluncur cepat dari langit. Lila menutup matanya dan mengucapkan permohonan, “Aku berharap bintang itu bisa datang ke taman ini.”
Tak lama setelah itu, Lila mendengar suara lembut di dekatnya. Dia membuka matanya dan melihat sebuah cahaya berkilauan yang perlahan-lahan membesar di hadapannya. Ketika cahaya itu meredup, dia terkejut mendapati seorang gadis kecil bersayap indah, mengenakan gaun dari sinar bintang.
“Halo, namaku Astra,” sapa gadis itu sambil tersenyum. “Aku adalah bintang yang terjatuh dari langit. Kini aku terjebak di taman ini.”
Lila terpesona. “Bagaimana aku bisa membantumu kembali ke langit?”
Astra menjelaskan, “Kamu harus mengumpulkan tujuh kelopak bunga yang mewakili harapan, kebahagiaan, persahabatan, keberanian, cinta, mimpi, dan kebaikan. Hanya dengan kelopak-kelopak itu, aku bisa meraih langit lagi.”
Tanpa ragu, Lila mulai mencari kelopak bunga di sekeliling taman. Dia mengingat setiap pelajaran kehidupan yang diajarkan oleh orang tuanya. Setiap kelopak yang dia temukan membawa kenangan indah.
Setelah mengumpulkan semuanya, Lila mengulurkan kelopak-kelopak itu kepada Astra. Gadis bintang itu memperhatikan kelopak-kelopak dengan mata berbinar, lalu mengangkatnya ke langit. Dalam sekejap, kelopak-kelopak itu berkilau dan terbang ke angkasa, menciptakan jembatan cahaya yang megah.
“Terima kasih, Lila,” kata Astra dengan penuh rasa syukur. “Kau telah membantuku kembali ke tempatku. Ingatlah, setiap kali kamu melihat bintang, itu adalah aku yang mengawasi dan mengingatmu.”
Dengan satu kicauan yang merdu, cahaya Astra semakin terang sebelum akhirnya menghilang ke dalam lautan bintang. Lila tersenyum, merasa bahagia. Dia tahu, walaupun bintang itu tak lagi ada di taman, ia akan selalu menyimpan kenangan indah tentang persahabatan mereka.
Sejak saat itu, setiap malam, saat melihat bintang-bintang di langit, Lila selalu merasa bahwa Astra masih bersamanya, mencerahkan hidupnya dengan impian dan harapan.
—
**Deskripsi Gambar untuk Artikel:**
Gambar ini menggambarkan sebuah taman kecil yang dipenuhi bunga-bunga berwarna-warni di bawah cahaya bulan yang terang. Di tengah taman, terdapat seorang gadis kecil dengan rambut panjang yang tersenyum, dikelilingi oleh kelopak bunga yang berkilauan. Di depannya, terlihat sosok seorang gadis bersayap yang bersinar, mengenakan gaun dari cahaya bintang. Di latar belakang, bintang-bintang menghiasi langit malam yang gelap. Suasana dalam gambar menggambarkan keindahan dan keajaiban persahabatan antara Lila dan Astra.