ID Times

situs berita dan bacaan harian

Kaca Jendela yang Retak

Di sebuah desa kecil yang dikelilingi oleh hamparan sawah yang hijau, berdirilah sebuah rumah tua yang dulunya menjadi tempat bernaung bagi sebuah keluarga bahagia. Namun, sekarang rumah itu terlihat sepi dan kusam, salah satu kejanggalan yang paling mencolok adalah kaca jendela yang retak. Kaca itu mengingatkan penduduk desa tentang masa lalu yang indah, ketika tawa anak-anak dan aroma masakan dari dapur mengisi udara.

Suatu pagi, seorang pemuda bernama Arman, yang baru saja kembali dari kota, melintas di depan rumah tua itu. Ia merasa tertarik melihat kaca jendela yang retak, seolah ada sesuatu yang menyimpan cerita di baliknya. Meskipun sudah lama tidak ada yang tinggal di rumah itu, Arman merasakan kehangatan nostalgia datang menyelimuti hatinya.

Kaca yang retak itu membuat hiasan cahaya di dalam rumah terlihat seperti lukisan yang penuh dalam nuansa misteri. Arman memutuskan untuk mendekat, dan saat ia melihat lebih dekat, ia menyadari bahwa bayangannya sendiri tidak hanya terpantul, tapi juga terlihat seperti anak-anak sedang bermain, tertawa riang. Dengan mata terbuka lebar, ia teringat dengan keceriaan masa kecilnya saat bermain di halaman rumah tersebut bersama teman-temannya.

Rasa ingin tahunya semakin mendalam. Ia mencari tahu pemilik rumah itu, ternyata merupakan seorang nenek tua yang dulunya tinggal di sana bersama cucunya, yang kini telah pergi merantau ke kota. Ketika Arman menemui nenek itu, ia menemukan bahwa kaca jendela yang retak adalah saksi bisu perjalanan hidupnya. Nenek itu mengisahkan bahwa setiap retakan mewakili kenangan pahit dan manis. Satu retakan menggambarkan saat cucunya jatuh dari pohon saat bermain, sementara retakan lainnya menceritakan momen indah ketika mereka merayakan ulang tahun.

Dari perbincangan itu, Arman menyadari bahwa meskipun rumah itu tampak sepi dan kaca jendelanya retak, ada banyak kisah yang terpendam di dalamnya. Kaca jendela yang retak itu bukan hanya pecahan, tetapi juga simbol dari kehidupan yang penuh warna—dari kebahagiaan hingga kesedihan, dari yang utuh hingga yang hancur.

Melihat betapa dalamnya kisah itu, Arman pun berinisiatif untuk mengembalikan rumah tua itu ke kejayaannya. Ia mengajak penduduk desa lainnya untuk membantu merenovasi rumah dan menghidupkan kembali kenangan-kenangan indah di dalamnya. Dengan usaha bersama, rumah itu pun mulai buktikan bisa bersinar kembali, dan kaca jendela retak itu pun menjadi daya tarik yang menceritakan kisah masa lalu sembari menunggu lembaran baru untuk ditulis.

Akhirnya, rumah tua itu tidak hanya menjadi tempat bernaung yang baru, tetapi juga ruang komunitas di mana anak-anak dan orang dewasa bisa berkumpul, bercerita, dan menciptakan kenangan baru, menjadikan kaca jendela yang retak tidak lagi menjadi simbol kesedihan, tetapi simbol harapan dan kebersamaan.

### Deskripsi Gambar untuk Artikel

Gambar menunjukkan sebuah rumah tua dengan dinding berwarna pudar dan atap genteng yang sedikit berkarat. Di salah satu jendelanya, terdapat kaca yang retak dengan sinar matahari menembus melalui pecahan-pecahan kaca, menciptakan pola cahaya yang indah di lantai. Di depan rumah, tampak anak-anak yang sedang bermain, tertawa ceria, menggambarkan kebahagiaan masa lalu yang terhubung dengan rumah tersebut. Di latar belakang, sawah hijau yang luas menambah keindahan suasana desa yang damai.

### Kaca Jendela yang Retak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *